Ramaja Ini Gagal Edarkan Esktasi Macan

M Riski Sabri masih berusia 17 tahun. Tapi siapa sangka, di usianya yang masih terbilang muda ini, warga Jalan Pancaraksa, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjung Balai tersebut menjadi bagian dari sindikat narkoba.

Sabri dan rekannya Muhammad Ikbal (23) warga Jalan Tomat, Lingkungan II, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjung Balai mengedarkan ekstasi bergambar macan, merek Kenzo.

Satnarkoba polrestabes Medan, memusnahkan barang bukti berupa, ratusan miras, ratusan ribu butir pil ekstasi
Satnarkoba polrestabes Medan, memusnahkan barang bukti berupa, ratusan miras, ratusan ribu butir pil ekstasi ()

“Kedua tersangka diamankan di Jalan Sudirman, Kilometer 2, Kelurahan Gading, Kota Tanjung Balai. Yang melakukan penangkapan petugas Satnarkoba Polres Tanjung Balai,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (6/7).

Tatan mengatakan, keduanya diduga sudah lama mengedarkan ekstasi. Tiap kali transaksi, keduanya memanfaatkan selular untuk berkomunikasi dengan pelanggannya.

Karena sudah sangat meresahkan, petugas yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Tanjung Balai, AKP Adi kemudian melakukan penyamaran.

“Petugas yang melakukan penangkapan sempat menyaru sebagai pembeli. Kemudian, petugas menghubungi nomor handphone salah satu tersangka,” kata Tatan.

Dalam percakapan via selular, polisi yang melakukan under cover buy meminta disediakan ekstasi ratusan butir. Namun, kedua tersangka hanya menyanggupinya 50 butir, dan minta transaksi dilakukan di Jalan Sudirman.

“Ketika bertemu, kedua tersangka sempat meminta polisi menyerahkan uang terlebih dahulu. Setelah yakin keduanya pengedar, petugas pun langsung meringkusnya,” ungkap Tatan.

Dari saku celana Riski, disita dua bungkus plastik transparan berisikan ekstasi sebanyak 50 butir yang dibungkus lakban hitam.

“Selain ekstasi, petugas turut menyita uang tunai sebesar Rp 574.000. Kemudian, sebahagian ekstasi yang disita itu sudah hancur,” kata Tatan.

Dari pemeriksaan awal, kedua tersangka menjual ekstasi itu seharga Rp110.000 perbutirnya. Mereka mendapatkan keuntungan Rp 20 ribu, perbutirnya.

Kepala BNNP Sumut, Brigjend Marsauli Siregar (kemeja biru) memperlihatkan barang bukti bahan baku ekstasi berupa bedak gatal, Senin (19/2/2018)). Adapun pembuat ekstasi ini pasangan suami istri, Haris dan Diana (paling depan).
Kepala BNNP Sumut, Brigjend Marsauli Siregar (kemeja biru) memperlihatkan barang bukti bahan baku ekstasi berupa bedak gatal, Senin (19/2/2018)). Adapun pembuat ekstasi ini pasangan suami istri, Haris dan Diana (paling depan). (BERITA.LIVE/Array A Argus)

Berdasarkan interogasi awal, kedua tersangka memperoleh ekstasi dari rekannya berinisial CR. Namun, kedua tersangka berdalih tidak tahu dimana kediaman CR.

“Tiap kali transaksi dengan CR, keduanya berdalih bertemu di jalan. Jadi, lokasi transaksi itu tidak tentu dimana,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja. Guna pengembangan lebih lanjut, petugas masih memburu CR.

“Tersangka CR saat ini dalam pengejaran. Polisi masih mencari tahu dimana CR tinggal,” katanya. Tatan mengimbau kepada masyarakat agar mengawasi anak remajanya. Jangan sampai, kejadian seperti ini menimpa warga lainnya.(cr9)

Bagikan
berita online

Berita Terbaru

Rujak dan gorengan di meja diplomatik

Asal-usul rujak sampai saat ini masih simpang-siur. Ada yang bilang dari Arab karena konon penemu makanan yang tersaji dari berbagai…

September 27, 2018 7:56 pm

Kemampuan berbahasa daerah jadi penilaian utama Anugerah Sastera Rancage

Jakarta (BERITA.LIVE) - Kemampuan berbahasa daerah dari para penulis buku menjadi penilaian  utama dalam Anugerah Sastera Rancagé 2018 selain  kriteria…

September 27, 2018 7:56 pm

Dude Herlino tularkan ilmu sukses berwirausaha

Malang (BERITA.LIVE) - Aktor Dude Herlino menularkan kiat dan ilmu sukses menjadi wirausawan muda di kalangan mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malang…

September 27, 2018 7:56 pm

Lihat proses melahirkan, Chicco Jerikho makin sayang istri

Jakarta (BERITA.LIVE) - Chicco Jerikho selalu mendampingi Putri Marino dari mulai proses kontraksi sampai melahirkan. Bagi Chicco pemandangan tersebut sangat…

September 27, 2018 7:55 pm

Penayangan perdana “Hellboy” versi reboot diundur

Jakarta (BERITA.LIVE) - Penggemar "Hellboy" tampaknya perlu sedikit menunggu untuk menyaksikan kemunculan kembali superhero setengah iblis itu di layar lebar.Summit…

September 27, 2018 7:55 pm

Acha Septriasa sempat ditawari main di Harry Potter

Jakarta (BERITA.LIVE) - Film spin-off dari serial Harry Potter, “The Fantastic Beasts”, memasuki edisi kedua dengan judul “The Fantastic Beasts:…

September 27, 2018 7:54 pm