Ternyata Warga Medan Banyak Tidak Paham Urus BPJS Kesehatan

– Warga Kota Medan saat ini ternyata masih banyak yang belum mendapatkan kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan.

Hal ini, menurut sebagian warga karena ketidakpahaman mereka bagaimana mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Enggak tahu gimana buatnya. Tapi katanya ke camat bisa,” ujar Hendrik, warga Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (17/7/2018).

Dia mengatakan, saat ini belum mengurus BPJS karena tidak tahu dan dirasa belum perlu. Tidak hanya dirinya, keluarganya pun belum ada yang mengurus BPJS tersebut.

Senada dengan Hendrik, warga Jalan Bhakti Tanjung Gusta Wulan (22) juga belum memiliki BPJS karena tidak mengurusnya. Ia mengatakan tidak mengurus BPJS karena pengurusan rumit dan kurangnya informasi dan sosialisasi dari BPJS.

“Belum diurus, karena rumit. Enggak tahu bagaimana buatnya, kurang sosialisasi BPJS untuk itu. Terus tempat pengurusan jauh,” kata Wulan.

Ia pun mengatakan, hendaknya BPJS Kesehatan membuka pelayanan pengurusan seperti di Klinik Prataka atau puskesmas terdekat di setiap kelurahan. Wulan mengatakan, dirinya pernah mengurus BPJS, tetapi batal karena tempat rujukan yang dituju jauh dari tempat tinggalnya.

Keluhan tentang ketidakpahaman mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan juga diutarakan warga Kecamatan Medan Polonia saat reses anggota DPRD Medan beberapa waktu lalu. Mereka mengeluhkan, sampai saat ini belum mendapatkan kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan.

“Kami dari warga sini ada yang belum dapat kartu BPJS. Sebagian warga ada itu yang sudah dapat JKN-KIS, tapi kami ada yang enggak dapat. Itu bagaimana cara mendapatkannya?” Kata warga.

Tidak hanya mengenai administrasi pembuatan BPJS Kesehatan, warga Kota Medan juga kurang memahami bagaimana proses penggantian nama pada kepesertaan BPJS. Hal ini diungkapkan oleh warga Kecamatan Medan Helvetia, Suryono (40).

“Saya mau mengganti nama yang ikut BPJS. Kemarin sudah dikasih ke kepling, tapi kata keplingnya, dari orang BPJS enggak bisa. Harus orangnya langsung yang mengurus. Tapi bagaimana mau ngurus, yang mau ganti ini kan orangtua, udah enggak bisa ke mana-mana lagi,” katanya.

Sementara itu, di Kantor BPJS Kesehatan Jalan Karya, warga masih banyak yang mengurus BPJS Kesehatan. Wani yang ditemani kakaknya mengatakan, baru mengurus BPJS untuk keperluan kesehatan.

“Ini baru buat untuk nanti kalau ada perlu. Buatnya enggak sulit, cuma karena enggak paham kan ngisi formulirnya. Enggak ada petugasnya, tapi tadi sudah ditanya ke satpam di dalam,” katanya.

Bagikan
berita online

Berita Terbaru

Rujak dan gorengan di meja diplomatik

Asal-usul rujak sampai saat ini masih simpang-siur. Ada yang bilang dari Arab karena konon penemu makanan yang tersaji dari berbagai…

September 27, 2018 7:56 pm

Kemampuan berbahasa daerah jadi penilaian utama Anugerah Sastera Rancage

Jakarta (BERITA.LIVE) - Kemampuan berbahasa daerah dari para penulis buku menjadi penilaian  utama dalam Anugerah Sastera Rancagé 2018 selain  kriteria…

September 27, 2018 7:56 pm

Dude Herlino tularkan ilmu sukses berwirausaha

Malang (BERITA.LIVE) - Aktor Dude Herlino menularkan kiat dan ilmu sukses menjadi wirausawan muda di kalangan mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malang…

September 27, 2018 7:56 pm

Lihat proses melahirkan, Chicco Jerikho makin sayang istri

Jakarta (BERITA.LIVE) - Chicco Jerikho selalu mendampingi Putri Marino dari mulai proses kontraksi sampai melahirkan. Bagi Chicco pemandangan tersebut sangat…

September 27, 2018 7:55 pm

Penayangan perdana “Hellboy” versi reboot diundur

Jakarta (BERITA.LIVE) - Penggemar "Hellboy" tampaknya perlu sedikit menunggu untuk menyaksikan kemunculan kembali superhero setengah iblis itu di layar lebar.Summit…

September 27, 2018 7:55 pm

Acha Septriasa sempat ditawari main di Harry Potter

Jakarta (BERITA.LIVE) - Film spin-off dari serial Harry Potter, “The Fantastic Beasts”, memasuki edisi kedua dengan judul “The Fantastic Beasts:…

September 27, 2018 7:54 pm