Ambisi Rupert Murdoch Kuasai Sky Kandas



LONDON – Perusahaan raksasa televisi kabel Amerika Serikat (AS) Comcast mampu melampaui penawaran 21st Century Fox dalam lelang untuk operator televisi Eropa, Sky, pada Sabtu (22/9/2018).

Akibatnya Rupert Murdoch, pemilik 21st Century Fox, pun harus kalah dan menguburkan impiannya untuk memiliki Sky. Comcast berhasil memberi tawaran terbesar dalam lelang itu setelah pertempuran antara dua kerajaan media tersebut.

Regulator akuisisi Inggris menyatakan proses rahasia itu berakhir dengan Comcast menghargai Sky sebesar USD39,7 miliar (Rp589 triliun). Kemenangan Comcast itu pun menjadi kekalahan bagi Rupert Murdoch. Para pemegang saham operator televisi kabel Eropa itu memiliki waktu hingga 11 Oktober untuk memutuskan tawaran siapa yang akan diterima.

Sky memiliki 23 juta pelanggan dan hak siar untuk Liga Primer Inggris yang menjadikannya sebagai salah satu perusahaan televisi paling kuat dan paling menguntungkan di Eropa. Proses lelang itu menempatkan dua raksasa media AS bersaing saat mereka berupaya mendorong konten untuk mempertahankan penonton yang beralih ke layanan streaming seperti Netflix.

Hasil kesepakatan pada Sabtu (22/9/2018) itu berpotensi menjadi pukulan fatal bagi upaya Murdoch mengakuisisi 61% saham di Sky yang dia inginkan sejak lama, tapi belum juga terwujud. Murdoch merupakan warga AS kelahiran Australia yang membuat upaya awal akuisisi Sky pada 2010-2011.

Namun upayanya terganjal oleh skandal peretasan telepon di perusahaan surat kabarnya di Inggris. Pertarungan dua tahun untuk mendapatkan Sky juga mengubah peta media hiburan AS dengan mengizinkan Walt Disney Co menyelesaikan merger besar dengan Fox.

Lelang pada Sabtu (22/9/2018) juga berubah menjadi pertarungan antara Comcast dan Disney untuk mendapatkan Sky. Holding Comcast saat ini termasuk Universal Studios dan saluran televisi AS, NBC dan CNBC. Kerajaan bisnis Disney terbentang dari studio film dan taman hiburan hingga jaringan televisi AS, NBC dan saluran olahraga ESPN.

Sejumlah pengkritik menyatakan, membiarkan Murdoch mengontrol penuh Sky News akan memberi dia terlalu banyak pengaruh dalam bisnis berita di Inggris. Saat ini Murdoch telah memiliki surat kabar Inggris bernama The Times dan The Sun.

Sebelumnya

1 / 2

Bagikan
berita online

Berita Terbaru

Rujak dan gorengan di meja diplomatik

Asal-usul rujak sampai saat ini masih simpang-siur. Ada yang bilang dari Arab karena konon penemu makanan yang tersaji dari berbagai…

September 27, 2018 7:56 pm

Kemampuan berbahasa daerah jadi penilaian utama Anugerah Sastera Rancage

Jakarta (BERITA.LIVE) - Kemampuan berbahasa daerah dari para penulis buku menjadi penilaian  utama dalam Anugerah Sastera Rancagé 2018 selain  kriteria…

September 27, 2018 7:56 pm

Dude Herlino tularkan ilmu sukses berwirausaha

Malang (BERITA.LIVE) - Aktor Dude Herlino menularkan kiat dan ilmu sukses menjadi wirausawan muda di kalangan mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malang…

September 27, 2018 7:56 pm

Lihat proses melahirkan, Chicco Jerikho makin sayang istri

Jakarta (BERITA.LIVE) - Chicco Jerikho selalu mendampingi Putri Marino dari mulai proses kontraksi sampai melahirkan. Bagi Chicco pemandangan tersebut sangat…

September 27, 2018 7:55 pm

Penayangan perdana “Hellboy” versi reboot diundur

Jakarta (BERITA.LIVE) - Penggemar "Hellboy" tampaknya perlu sedikit menunggu untuk menyaksikan kemunculan kembali superhero setengah iblis itu di layar lebar.Summit…

September 27, 2018 7:55 pm

Acha Septriasa sempat ditawari main di Harry Potter

Jakarta (BERITA.LIVE) - Film spin-off dari serial Harry Potter, “The Fantastic Beasts”, memasuki edisi kedua dengan judul “The Fantastic Beasts:…

September 27, 2018 7:54 pm