Garap Proyek Rp220 Triliun, Penjaminan Infrastruktur Indonesia Yakin Dapat Pinjaman Rp42 Triliun



JAKARTA – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) optimistis tahun ini dapat meraih nilai penjaminan (Guarantee Value) mencapai Rp42 triliun dari nilai proyek Rp220 triliun. Sementara tahun depan pihaknya juga semakin yakin akan meraih nilai penjaminan yang lebih besar meskipun pada tahun politik.

Direktur Utama PII Armand Hermawan mengatakan, meskipun nilai proyeknya besar, penjaminan yang dilakukan tidak untuk keseluruhan. Proyek baru yang akan dijamin adalah melakukan penyiapan dan pendampingan transaksi dalam proyek KPBU Jalan Non Tol Lintas Timur Sumatera dan Jalan Nasional Riau, Kereta Api Makassar-Parepare, dan satelit multifungsi.

Menurut dia, peran perseroan akan semakin berkembang dengan adanya perluasan mandat, seperti pendampingan transaksi untuk diterima market, menjamin komitmen pemerintah, lalu peran baru penjaminan non KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha).

”Kami optimistis tahun depan karena ada beberapa proyek baru dan mandat baru yang memperluas wewenang PII. Investor akan sangat butuh penjaminan proyek terutama pada tahun politik saat ini. Kami justru menjadi deal breakeryang dibutuhkan pemerintah dan investor,” ujar Armand di Jakarta.

Dia mengatakan, perluasan peran sebagai pendamping transaksi akan membuat tugas PII akan semaksimal mungkin membuat proyek tersebut diterima oleh pasar. Pihaknya akan bekerja secara profesional.

Sementara sebagai penjamin, berarti pihaknya akan menjaga komitmen pemerintah agar investor tidak dirugikan. Salah satunya dalam proyek pembangunan Tower 2 Rumah Sakit Kanker Dharmais dan alat terapi kanker senilai Rp2 triliun.

Proyek tersebut menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pola ketersediaan layanan atau Availability Payment (AP). Kementerian keuangan telah menugaskan PII untuk melakukan penyiapan dan mendampingi proses lelang.

”Dalam proyek ini kami akan melakukan penyiapan, penyusunan kajian prastudi kelayakan dan pendampingan transaksi. Pada proses pendanaannya akan dibiayai oleh Kementerian keuangan,” katanya.

Dalam proyek ini disebutkannya sebagai tantangan sekaligus terobosan. Proyek pembangunan Tower 2 Rumah Sakit Kanker Dharmais merupakan yang pertama di Indonesia menggunakan skema KPBU-AP di sektor kesehatan.

Menurut Armand, proyek RS Kanker Dharmais dengan skema KPBU merupakan upaya Pemerintah dalam mendukung dan memperkuat pembangunan infrastruktur dengan menjembatani dan menyinergiskan pihak swasta dan pemerintah demi kehidupan masyarakat yang lebih baik, khususnya dalam bidang kesehatan.

(Feb)

Sebelumnya

1 / 2

Bagikan
berita online

Berita Terbaru

Rujak dan gorengan di meja diplomatik

Asal-usul rujak sampai saat ini masih simpang-siur. Ada yang bilang dari Arab karena konon penemu makanan yang tersaji dari berbagai…

September 27, 2018 7:56 pm

Kemampuan berbahasa daerah jadi penilaian utama Anugerah Sastera Rancage

Jakarta (BERITA.LIVE) - Kemampuan berbahasa daerah dari para penulis buku menjadi penilaian  utama dalam Anugerah Sastera Rancagé 2018 selain  kriteria…

September 27, 2018 7:56 pm

Dude Herlino tularkan ilmu sukses berwirausaha

Malang (BERITA.LIVE) - Aktor Dude Herlino menularkan kiat dan ilmu sukses menjadi wirausawan muda di kalangan mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malang…

September 27, 2018 7:56 pm

Lihat proses melahirkan, Chicco Jerikho makin sayang istri

Jakarta (BERITA.LIVE) - Chicco Jerikho selalu mendampingi Putri Marino dari mulai proses kontraksi sampai melahirkan. Bagi Chicco pemandangan tersebut sangat…

September 27, 2018 7:55 pm

Penayangan perdana “Hellboy” versi reboot diundur

Jakarta (BERITA.LIVE) - Penggemar "Hellboy" tampaknya perlu sedikit menunggu untuk menyaksikan kemunculan kembali superhero setengah iblis itu di layar lebar.Summit…

September 27, 2018 7:55 pm

Acha Septriasa sempat ditawari main di Harry Potter

Jakarta (BERITA.LIVE) - Film spin-off dari serial Harry Potter, “The Fantastic Beasts”, memasuki edisi kedua dengan judul “The Fantastic Beasts:…

September 27, 2018 7:54 pm