Tak kunjung diberangkatkan, jemaah polisikan travel umrah Rifa Jannah

BERITA.LIVESejumlah jemaah melaporkan agen perjalanan PT Rifa Jannah Wisata ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu (29/8). Pasalnya, biro perjalanan umrah tersebut tak kunjung memberangkatkan para jemaah yang telah membayar lunas biaya umrah.

Laporan tersebut nomor LP:4577/VIII/2018/PMJ/Dit.Reskrimum, dalam laporan itu disebutkan sebanyak 12 orang menjadi korban.

Salah satu korban bernama Indah Puspitasari mengatakan, dirinya telah mendaftarkan untuk mengikuti perjalanan umrah pada Maret lalu dan sesuai jadwal Indah diberangkatkan pada Juni. Namun hingga saat Indah belum juga diberangkatkan.

“Saya seharusnya berangkat dengan 4 keluarga lainnya. Saya sudah bayar lunas. Janjinya mau diberangkatkan Juni. Tapi banyak sekali alasan biro. Mulai dari masalah kuota, pengurusan visa, sampai akhirnya katanya uang kami mau di-refund. Tapi tidak di-refund juga sampai sekarang,” ujar Indah ketika dihubungi, Jumat (31/8) malam.

Indah mengaku mengetahui biro perjalanan umrah ini dari akun instagram @myjannahtrip. Di mana menawarkan perjalanannya umrah dengan harga cukup murah.

“Harganya murah Rp 18,5 juta. Dan gambarnya menarik. Ada anaknya Pak Arifin Ilham si Alvin itu. Di instagram itu juga saya lihat banyak testimoni bagus makanya saya percaya. Tapi kok sekarang kolom komentarnya dimatiin, saya juga bingung,” ujar Indah.

Usai itu, dirinya mendatangi langsung kantor biro perjalanan yang berada di Jalan Pangeran Antasari No 25, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Namun setelah disambanginya, kantor itu terlihat sepi.

“Saya ke kantornya jadi kalau saya nilai kantornya juga enggak meyakinkan sih tapi itu cuman kayak ruko kecil begitu. Terus karyawannya juga terima duit udah kayak nerima apa ya mbak, yang tanda tangan yang harusnya direktur tapi ini kok karyawannya. Jadi dia terima-terima duit aja gitu. Tapi saya mikirnya ada foto anaknya Arifin Ilham, mungkin emang ya udah bener begitu,” bebernya.

Berdasarkan informasi, biro itu diketahui milik pasangan suami istri bernama Gery Rama Mahfian dan Farahdiba Panigoro. Di mana kerugian mencapai Rp 300 juta. Atas laporan itu, keduanya terancam Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. [bal]

Bagikan
berita online

Berita Terbaru

Rujak dan gorengan di meja diplomatik

Asal-usul rujak sampai saat ini masih simpang-siur. Ada yang bilang dari Arab karena konon penemu makanan yang tersaji dari berbagai…

September 27, 2018 7:56 pm

Kemampuan berbahasa daerah jadi penilaian utama Anugerah Sastera Rancage

Jakarta (BERITA.LIVE) - Kemampuan berbahasa daerah dari para penulis buku menjadi penilaian  utama dalam Anugerah Sastera Rancagé 2018 selain  kriteria…

September 27, 2018 7:56 pm

Dude Herlino tularkan ilmu sukses berwirausaha

Malang (BERITA.LIVE) - Aktor Dude Herlino menularkan kiat dan ilmu sukses menjadi wirausawan muda di kalangan mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malang…

September 27, 2018 7:56 pm

Lihat proses melahirkan, Chicco Jerikho makin sayang istri

Jakarta (BERITA.LIVE) - Chicco Jerikho selalu mendampingi Putri Marino dari mulai proses kontraksi sampai melahirkan. Bagi Chicco pemandangan tersebut sangat…

September 27, 2018 7:55 pm

Penayangan perdana “Hellboy” versi reboot diundur

Jakarta (BERITA.LIVE) - Penggemar "Hellboy" tampaknya perlu sedikit menunggu untuk menyaksikan kemunculan kembali superhero setengah iblis itu di layar lebar.Summit…

September 27, 2018 7:55 pm

Acha Septriasa sempat ditawari main di Harry Potter

Jakarta (BERITA.LIVE) - Film spin-off dari serial Harry Potter, “The Fantastic Beasts”, memasuki edisi kedua dengan judul “The Fantastic Beasts:…

September 27, 2018 7:54 pm